BANJARMASIN 16 April 2026 – Dalam upaya memperkuat tata kelola pemerintahan berbasis elektronik, Riska Maulina mahasiswa Program Studi Teknologi Informasi melaksanakan kegiatan magang di Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kota Banjarmasin. Kegiatan ini bertujuan untuk mengintegrasikan ilmu akademis dengan kebutuhan praktis di sektor pelayanan publik.
Selama periode magang, para mahasiswa tidak hanya melakukan pengamatan, tetapi juga berkontribusi aktif dalam pengembangan sistem informasi internal. Fokus utama mereka adalah membantu optimalisasi pendataan kasus serta digitalisasi arsip guna mempercepat respons terhadap laporan masyarakat.
Inovasi dalam Pelayanan Publik
Kepala DPPPA Kota Banjarmasin menyambut baik kehadiran para mahasiswa ini. Menurutnya, sentuhan teknologi sangat dibutuhkan untuk memodernisasi cara kerja dinas, terutama dalam mengolah data yang sensitif dan memerlukan tingkat akurasi tinggi.
Beberapa poin utama yang dikerjakan oleh mahasiswa magang meliputi:
-
Pengembangan Dashboard Data: Menyederhanakan visualisasi data kekerasan terhadap perempuan dan anak agar lebih mudah dianalisis oleh pengambil kebijakan.
-
Maintenance Jaringan & Perangkat: Memastikan infrastruktur digital di kantor DPPPA berjalan stabil untuk mendukung koordinasi antarbidang.
-
Edukasi Literasi Digital: Membantu staf dinas dalam mengoperasikan perangkat lunak terbaru guna efisiensi kerja harian.
Menjembatani Teori dan Realita
Bagi para mahasiswa, magang di DPPPA memberikan perspektif baru bahwa teknologi informasi bukan sekadar barisan kode, melainkan alat untuk kemanusiaan.
“Kami belajar bahwa sistem yang efisien dapat membantu mempercepat penanganan kasus di lapangan. Ini memberikan kepuasan tersendiri bagi kami sebagai calon praktisi IT,” ujar salah satu perwakilan mahasiswa.
Kegiatan magang ini diharapkan dapat menjadi langkah awal kolaborasi berkelanjutan antara sektor pendidikan dan pemerintah daerah. Dengan semangat “Kayuh Baimbai”, sinergi ini diharapkan mampu membawa DPPPA Kota Banjarmasin menuju sistem pelayanan yang lebih transparan, cepat, dan terukur melalui transformasi digital.

